Sabtu, 04 Juli 2015

NASIHAT DARI SANG SEPI

Jangan pernah merasa sendirian, karena ke-“sendirian” pun merupakan teman yang terbaik. Ia selalu siap menemani ketika orang lain meninggalkanmu, ia selalu bisa memahami ketika orang lain lelah untuk memahamimu. Kesendirian memberikanmu kebebasan untuk berfikir, merenung, memaknai, melihat apa yang sebelumnya terlewatkan karena tertutup keramaian. Kesendirian selalu menunggumu di suatu sudut ketika kau sibuk dengan orang yang kau anggap menemani, meski nantinya pada kesendirianlah kau kembali, mengadu, mengeluhkan luka yang ditorehkan oleh mereka yang anggap sebagai teman. Kesendirian menerimamu tanpa penolakan, merangkulmu dengan sejuk heningnya, mendengarkan semua keluhanmu tanpa jemu, menemanimu ketika tidak ada lagi tempat kembali, namun dengan sangat bijaksananya suatu saat dia mengetuk pintu kesadaranmu bahwa tidaklah semua hal bisa dilakukan “SENDIRI”. Dengan penuh pengertian dia mendukungmu untuk meninggalkanya, dan berbisik “pergilah, tinggalkan aku, kembalilah kepada mereka, aku akan tetap ada disudut ini, menunggumu dan akan selalu setia menerimamu ketika tidak ada lagi tempat kembali”.

Saat ini pun, aku sedang ditemani kesendirian, berbincang dengannya tentang dirinya. Ia mampu menjadi apapun yang aku mau, menjadi guru yang mengajarkan kebijaksanaan, menjadi teman berdiskusi banyak hal, dan ia tidak akan sekalipun berkhianat ketika kutitipkan rahasiaku yang teramat besar. Walaupun ia berpesan padaku bahwa tidak semua hal bisa dilakukan dengannya, satu yang aku fahami saat aku asyik berbincang dengan “kesendirianku” saat itulah aku mampu berfikir seluas – luasnya, sebebas – bebasnya, sedalam – dalamnya. Hmmmmm, dan aku tidak pernah takut, dan bersembunyi agar tidak ada satu daun telinga pun menguping pembicaraan kami, karena ia berbicara dengan hatiku, bukan dengan telinga, dan menatap dengan penuh arti pada mata hati. Tadi ia berbisik pada sanubariku, ia berwasiat : “ketika kau mencari teman sejati di hidupmu, apapun ia bagimu, sahabat – kah? Partner kerja – kah? Istri – kah ? carilah yang bisa menggantikan posisiku bagimu ketika kau merasa tak ada lagi tempat kembali. Selalu siap menemanimu kapanpun, setia tanpa berfikir sedikitpun untuk beranjak pergi darimu, memahamimu tanpa lelah, mengajarimu berfikir jernih, mendekatkanmu pada kebijaksanaan. Ketika kau dapatkan orang yang sepertiku, maka aku akan tersenyum bahagia disuatu sudut hatimu, bersembunyi tanpa kau sanggup temukan lagi,dan kau takkan merasa kehilanganku karena mereka mampu menggantikanku dengan sempurna, hingga kau lupa bahwa kau pernah SENDIRI, dan pernah berbincang hangat dengan KESENDIRIAN.

1 komentar:

  1. jangan pernah merasa sendiri, karena dimana pun kau berada ada seseorang yang selalu mendoakanmu di setiap langkah aktivitasmu

    BalasHapus